NIK dipakai orang lain menyebabkan data kependudukan bermasalah dan menghambat akses layanan publik. Dalam artikel ini, kita akan membahas kronologi kasusnya, modus lain yang kerap terjadi, pentingnya verifikasi dan bagaimana peran analisis grafonomi dapat membantu verifikasi dokumen dalam dunia pendidikan.
Daftar Isi
ToggleKasus Identitas NIK Dipakai Orang Lain
Ahmad yang merupakan warga Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, jawa Timur. Kasus ini terungkap saat Ahmad mencoba mendaftar kuliah dengan beasiswa KIP pada 2021. Namun ia terkejut karena NIK miliknya sudah digunakan oleh orang lain. Akibatnya, Ahmad gagal mendaftar kuliah, baik pada tahun 2020 maupun 2021.
NIK Ahmad dipakai oleh AYF, Kabid Dispendukcapil Jember, Yoni Restian, menyatakan bahwa NIK milik Ahmad Samani dan AYF berbeda berdasarkan sistem. Namun, pihaknya akan mengkonfirmasi ke perguruan tinggi tempat AYF mendaftar untuk menyelidiki mengapa data NIK Ahmad bisa digunakan, meskipun secara digit keduanya sangat berbeda.
Pentingnya Verifikasi NIK Anda
Kasus NIK ganda, NIK fiktif, NIK dipakai orang lain atau penggunaan identitas orang lain untuk mendaftar menjadi semakin sering terjadi, terutama ketika proses seleksi berbasis online, jika Anda curiga bahwa data Anda telah disalahgunakan, segera periksa status NIK melalui layanan Dukcapil, laporkan ke lembaga penyelenggara, dan siapkan dokumen pendukung.
Peran Grafonomi
Dalam memverifikasi dokumen pendidikan, grafonomi dapat menjadi alat bantu profesional untuk:
- Menganalisis keaslian tanda tangan pada dokumen ijazah, formulir, dan dokumen administrasi lainnya.
- Mendeteksi perbedaan antara tanda tangan pemilik asli dan pengguna palsu.
- Menyusun laporan forensik yang dapat digunakan dalam proses investigasi atau persidangan.
Grafonomi menjadi bukti teknis yang objektif saat ada dugaan pemalsuan, baik untuk pihak kampus, aparat hukum, maupun korban identitas.
Kesimpulan
Teliti dalam penginputan data saat mendaftar kuliah dan beasiswa sangatlah penting, telebih lagi jika NIK dipakai orang lain. Karena pelaku bisa dijerat pidana, sementara korban bisa mengalami kerugian administratif dan reputasi. Sistem seleksi pendidikan harus dijaga dengan jujur dan adil demi kepercayaan publik.
📌 Ingin verifikasi dokumen pendidikan atau tanda tangan akademik? Kunjungi kami di Grafonomi Indonesia untuk analisis grafonomi yang akurat dan sah di mata hukum.
Sumber Berita :Â




