
Kekuatan Alat Bukti dalam Perkara Pemalsuan, Dominan Mana?
Dalam perkara pidana, termasuk kasus pemalsuan tanda tangan dan dokumen, alat bukti memegang peran penting untuk membuktikan kebenaran suatu peristiwa. Tidak semua alat bukti memiliki

Dalam perkara pidana, termasuk kasus pemalsuan tanda tangan dan dokumen, alat bukti memegang peran penting untuk membuktikan kebenaran suatu peristiwa. Tidak semua alat bukti memiliki

Tanda tangan bukan hanya sekadar goresan tinta di atas kertas. Dalam dunia hukum dan bisnis, Ia adalah bentuk pernyataan persetujuan dan kesepakatan yang mengikat secara

Dalam proses hukum, kehadiran saksi ahli menjadi salah satu faktor penting untuk membantu hakim memahami persoalan teknis yang tidak semua orang kuasai. Salah satu bidang

Pemalsuan asuransi dan perbankan bukan hanya masalah hukum, tetapi juga ancaman serius bagi keberlangsungan bisnis. Realitanya, satu dokumen palsu saja dapat memicu kerugian finansial miliaran

Dokumen lama disalahgunakan untuk transaksi baru menjadi ancaman nyata. Setiap jenis dokumen memiliki masa berlakunya masing-masing, tergantung pada ketentuan hukum maupun kebijakan internal perusahaan. Sayangnya,

Pengelolaan dokumen internal perusahaan bukan sekadar urusan administrasi, melainkan bagian penting dari perlindungan aset dan reputasi bisnis. Tanpa sistem pengamanan yang tepat, berkas seperti kontrak,

Pemalsuan dokumen, baik berupa tanda tangan maupun isi dokumen, bukan hanya persoalan administratif. Dalam kacamata hukum pidana, ada unsur penting yang harus dibuktikan untuk menetapkan

Pemalsuan dokumen dan penipuan adalah dua tindak pidana yang berbeda, namun dalam praktiknya sering saling berkaitan. Dalam beberapa kasus, pemalsuan menjadi alat untuk penipuan. KUHP

Tidak semua kontrak dibuat dengan itikad baik. Beberapa justru mengandung klausul yang merugikan bahkan berpotensi menipu pihak yang menandatanganinya. Memahami tanda-tanda kontrak kerja yang mengandung

Pemalsuan dapat dibedakan menjadi pemalsuan materiil dan pemalsuan formil. Keduanya memiliki unsur, dampak, dan cara pembuktiannya yang berbeda. Memahami perbedaan keduanya penting, terutama bagi pihak